Mochamad Rifqi’s Official Blog

Blog ini terbuka bagi siapa saja yang ingin bertukar pikiran, curhat, diskusi. Semoga bermanfaat bagi kita sesama.

SMS Santet dan masyarakat kita….

Baru-baru ini kita baru saja mendengar kabar menghebohkan. Ya, teror baru telah melanda Indonesia. Bukan teror bom, melainkan teror lewat SMS. Dikabarkan bahwa siapa yang mendapat SMS dari nomor 0866XXX dengan tulisan berwarna merah akan mendapat serangan santet. Isu bahwa ada orang yang lagi “praktek kerja lapangan” ilmu hitam merebak bak efek domino di seluruh Indonesia. Bahkan tadi ketika penulis sedang ke warung beli wedang jahe, para pengunjung warung juga ramai membicarakan masalah itu. Seorang ibu bahkan sempat wanti-wanti kepada temannya “eh nanti malam kalau jam 11 hp dimatiin loh. Soalnya nanti ada gelombang radiasi yang membawa santet” (!!!!!).

Bukan main, seolah negeri ini bak dilanda sejuta masalah. Dikala harga melambung tinggi, lapangan pekerjaan sulit, masih ditambah lagi dengan keresahan masyarakat akibat ulah oknum yang tidak bertanggungjawab. Syukurlah pihak berwajib cepat bertindak. Upaya pihak berwajib untuk mengungkap siapa sosok pengirim SMS santet yang meresahkan masyarakat berbuah manis. Si pengirim awal SMS tersebut terdeteksi.

“Orangnya sudah ketemu. Sudah diamankan kepolisian Riau,” kata Kabag Humas Ditjen Postel Depkominfo Gatot S Dewabroto.

Siapa orang itu? “Itu kewenangan polisi untuk menjawab,” jawab Gatot.

Ditambahkan dia, karena telah menimbulkan keresahan di masyarakat, maka si pengirim awal SMS santet itu akan diproses pidana oleh aparat yang berwenang. (dikutip dari www.detik.com)

Setelah “si dukun santet”ditanya, ternyata motifnya sederhana. ISENG. APA ???!!! ISENG ???!!!. Ya,dikala masyarakat panik, dianya cuma menjawab iseng. Penulis berpikir, sedemikiankah “cuek”kah si dukun santet itu. Atau jangan-jangan itu merupakan potret dari masyarakat kita sekarang, Yang kadang-kadang pura-pura menutup mata kalau ada saudaranya yang kesusahan.

Semoga tidak. Semoga masyarakat Indonesia tetaplah seperti dulu. Yang senantiasa tolong-menolong antar sesama . Yang selalu punya rasa tepo seliro. Mari kita bergandengan tangan. Untuk satu abad kebangkitan bangsa. Bagimu negeriku, Indonesiaku selalu….


Mei 13, 2008 Ditulis oleh mochrifqi | Uncategorized | , | No Comments Yet